2 Korban Tertimbun Longsor di Manggarai Timur Ditemukan, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis
Koran Tasikmalaya – 2 Korban Tertimbun Longsor Tim SAR dan petugas gabungan akhirnya berhasil menemukan dua korban yang tertimbun dalam peristiwa longsor yang terjadi di wilayah Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedua korban, yang sebelumnya terjebak dalam material tanah longsoran di desa Cibal, ditemukan setelah proses pencarian yang dramatis selama lebih dari 24 jam.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu malam (24 Januari 2026), ketika hujan deras mengakibatkan longsoran tanah menutup jalan dan beberapa rumah di wilayah tersebut. Dalam kejadian ini, dua warga setempat yang tengah berada di sekitar lokasi longsor dilaporkan hilang dan terjebak dalam timbunan tanah.
1. Kronologi Longsor
Peristiwa longsor bermula pada sore hari, saat hujan deras mengguyur wilayah Manggarai Timur yang menyebabkan peningkatan debit air di sungai dan lereng-lereng yang curam. Di sekitar desa Cibal, tanah yang sudah tererosi oleh curah hujan yang tinggi akhirnya longsor dan menimbun jalan utama serta beberapa rumah warga.
Ketika longsor terjadi, keduanya langsung tertimbun dalam material tanah dan batu yang jatuh dari lereng. Keluarga korban yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan, namun upaya tersebut tidak berhasil, karena timbunan tanah yang begitu berat.
Baca Juga: Hector Souto Bidik Perempat Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia Awali Lawan Korea Selatan
2. Upaya Pencarian dan Evakuasi
Setelah menerima laporan dari warga, pihak BPBD Manggarai Timur segera mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian. Namun, cuaca buruk dan medan yang sulit membuat proses evakuasi berlangsung sangat lambat. Tim gabungan yang terdiri dari pencari korban, relawan, serta petugas Polri dan TNI harus bekerja keras dengan menggunakan alat berat untuk membuka jalur evakuasi.
“Kendala utama kami adalah kondisi medan yang terjal dan tertutup oleh material longsor yang cukup besar. Namun, kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban,” ujar Iwan.
Pada hari kedua, setelah upaya keras menggunakan alat berat dan manual, tim SAR akhirnya berhasil menemukan kedua korban yang tertimbun di bawah timbunan tanah.
3. Reaksi Keluarga dan Masyarakat
Mereka mengapresiasi kerja keras tim SAR yang sudah bekerja dengan maksimal dalam situasi yang penuh tantangan.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras. Meskipun sangat sulit, mereka tidak pernah berhenti berusaha. Kami sangat kehilangan, tetapi setidaknya kami bisa mengetahui nasib kedua orang yang kami cintai,” ujar Sri Utami, istri dari korban Andi Prakoso.
Selain itu, warga setempat juga mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap potensi longsor lainnya yang bisa terjadi, mengingat curah hujan yang tinggi dan kondisi tanah yang sudah sangat labil di daerah tersebut. Mereka berharap pemerintah setempat bisa segera mengambil langkah-langkah mitigasi untuk mencegah bencana serupa di masa depan.
4. 2 Korban Tertimbun Longsor Penyebab Longsor dan Langkah Mitigasi
Salah satu penyebab utama terjadinya longsor adalah kurangnya vegetasi yang dapat menahan laju air hujan di lereng-lereng curam, terutama di daerah yang belum terjamah oleh upaya konservasi.
Pemerintah setempat melalui BPBD Manggarai Timur berencana untuk melakukan rehabilitasi lingkungan dengan menanam kembali pohon-pohon di daerah rawan longsor dan membangun saluran air yang lebih baik untuk mengurangi potensi bencana alam. Iwan Subrata, Kepala BPBD, mengungkapkan bahwa pihaknya akan mempercepat program-program mitigasi untuk mencegah terjadinya bencana serupa.
“Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperbaiki infrastruktur yang ada, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan dan upaya mitigasi bencana di daerah rawan longsor,” tambahnya.
5. Pesan Kewaspadaan untuk Masyarakat
Selain upaya rehabilitasi lingkungan, pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah yang rawan longsor.












