Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Sungai Bukan Tempat Sampah, Sultan Imbau Warga Hadapkan Ruang Tamu ke Kali

Skintific

1. Sungai Bukan Tempat Sampah Imbau Warga: Hadapkan Rumah ke Sungai, Bukan ke Belakang

Koran Tasikmalaya — Sungai Bukan Tempat Sampah Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk membangun rumah dengan menghadap ke aliran sungai, bukan membelakanginya. Langkah ini diyakini dapat mendorong perubahan perilaku dan menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan sungai.

Kalau depan rumah ngadep ke kali, orang jadi sungkan buang sampah sembarangan. Sungai jadi ruang hidup, bukan tempat buang limbah,” ujar Sultan, dalam kegiatan peringatan Hari Sungai Nasional di Kali Code.

Skintific

2. Filosofi Tata Ruang Sultan: Menghadapkan Rumah ke Kali, Bukan ke Jalan

Yogyakarta – Dalam pendekatan budaya dan tata ruang Jawa, Sri Sultan HB X menekankan bahwa sungai adalah bagian dari ruang publik yang seharusnya dijaga, bukan disembunyikan. Ia mendorong warga untuk mengubah orientasi bangunan agar menghadap ke sungai.

Konsep ini bukan sekadar arsitektural, melainkan mencerminkan filosofi “memayu hayuning bawana”—menjaga keharmonisan alam dan manusia.

Sungai Citarum di Bandung Barat jadi Langganan Penumpukan Sampah - Berita  Bandung


Baca Juga: Wangsa Jagiellon: Dinasti yang Menyatukan Bangsa, Bahasa, dan Iman di Eropa Timur

3.Sungai Bukan Tempat Sampah  Warga Diminta Hadapkan Ruang Tamu ke Sungai, Biar Sungai Dianggap Tamu Juga

Yogyakarta — Dalam kampanye “Sungai sebagai Sahabat”, Sultan HB X menyampaikan pesan yang tidak biasa: agar warga bantaran sungai mulai memosisikan kali sebagai bagian dari kehidupan sosial. Salah satu caranya? Hadapkan ruang tamu ke sungai.


4. Gerakan #TilikKali, Sultan Dorong Perubahan Tata Ruang Hadap Sungai

Yogyakarta – Pemda DIY meluncurkan gerakan sosial TilikKali, sebuah program berbasis komunitas untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap sungai. Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak warga melihat sungai sebagai beranda depan, bukan halaman belakang.

Gerakan ini mendorong warga untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai, dan mulai menata kembali rumah mereka dengan orientasi visual yang mengarah ke sungai.


5. Arsitek Dukung Sultan: Rumah Hadap Sungai Bisa Tekan Polusi Visual dan Limbah

Yogyakarta – Imbauan Sultan HB X agar rumah-rumah di bantaran kali menghadap ke sungai mendapat dukungan dari komunitas arsitek hijau. Menurut mereka, dengan menghadap ke sungai, penghuni rumah lebih sadar terhadap pentingnya menjaga estetika dan kebersihan.

Skintific