1. Wapres Gibran Gugatan Perdata terhadap Wapres Gibran
koran Tasikmalaya – Wapres Gibran Seorang warga sipil bernama Subhan
Tergugat: Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Dasar Gugatan: Subhan menilai bahwa Gibran tidak pernah menyelesaikan pendidikan SMA atau sederajat secara hukum Republik Indonesia, sehingga tidak memenuhi syarat pencalonan sebagai Wakil Presiden. Gugatan ini ditujukan kepada Gibran dan KPU karena dinilai melakukan perbuatan melawan hukum (PMH)
Nomor Perkara: 583/Pdt.G/2025/PN Jkt.Pst
Sidang Perdana: Dijadwalkan digelar pada Senin, 8 September 2025
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Wapres terkait gugatan tersebut.
2.Wapres Gibran Perspektif Berbeda dalam Gaya Penulisan
Gaya Berita Tegas
Judul: Wapres Gibran Digugat Perdata oleh Warga Sipil ke PN Jakarta Pusat
Subhan menggugat Gibran dan KPU agar pencalonan dianggap tidak sah karena syarat pendidikan yang tidak terpenuhi. Sidang perdana dijadwalkan tanggal 8 September 2025.
Gaya Naratif Mendalam
Kasus ini menjadi titik krusial dalam menguji batas kewenangan hukum terhadap syarat pencalonan kepala negara. Subhan, sebagai warga biasa, memicu perdebatan mengenai syarat formal seperti pendidikan dan legalitas pencalonan. Jika nanti terbukti tidak sah, hasilnya bisa berdampak pada revisi PKPU untuk memastikan calon memegang syarat pendidikan resmi.
Baca Juga: Aksi Solidaritas Ojol di Tasikmalaya Disusupi, Puluhan Orang Diamankan Polisi
Wapres Gibran Analisis Hukum
Perkara ini berbeda dari gugatan-gugatan sebelumnya terkait Gibran—PN Jakarta Pusat sebelumnya telah menolak gugatan PMH yang diajukan oleh aktivis atau partai politik, dengan alasan tidak berwenang karena masuk ranah sengketa proses pemilu, bukan ranah perdata.
Namun, gugatan ini mengusung ranah berbeda—PMH pencalonan—yang memungkinkan persidangan formal di ranah perdata. Keputusan PN Jakpus akan menjadi preseden penting mengenai cakupan lembaga peradilan dalam menilai syarat pencalonan.
3. Tabel Rangkuman Perbandingan
| Aspek | Fakta Kita Ketahui |
|---|---|
| Penggugat | Subhan, warga sipil |
| Tergugat | Gibran Rakabuming Raka dan KPU |
| Isu Utama | Tidak memenuhi syarat pendidikan formal (SMA) |
| Jenis Kasus | PMH perdata terhadap pencalonan cawapres |
| Perkara Di PN Jakpus | No. 583/Pdt.G/2025/PN Jkt.Pst – sidang perdana 8 Sep 2025 |
| Hukum Terkait | Berbeda fokus dari gugatan sebelumnya yang ditolak karena PN Jakpus tak berwenang |
| Potensi Dampak | Bisa pengaruhi norma pencalonan dan PKPU di masa mendatang |












